There was an error in this gadget

Monday, December 12, 2011

Buku Teragung & Terhebat.


Buku Teragung & Terhebat.

Pencinta buku lazimnya mengumpul buku yang banyak, dan menghabiskan masa kebanyakannya dengan membaca buku. Ketika membaca buku, akan terasa bahagia dan tenanglah jiwa dan perasaan.

Pada kali ini, saya ingin mengajak kepada para pencinta buku sekalian, untuk berbicara mengenai sebuah buku (kitab) yang cukup agung. Walau betapa banyak, hebat dan banyaknya buku yang anda temui sehingga berjilid-jilid lalu anda baca, semua buku itu tidak akan mampu sebuah buku (kitab) yang hanya berjumlah sejilid ini.

Ketahuilah, buku (kitab) yang saya maksudkan di sini adalah kitab Al-Qur'an.

Sebanyak mana pun buku yang kita baca, dan sehebat mana pun buku yang kita baca, ianya tidak akan mengandungi manfaat yang terkandung di dalam kitab Al-Qur'an. Ini kerana, kitab Al-Qur'an, bukanlah ciptaan dan tulisan manusia, melainkan ianya adalah kalam Allah Subhanahu wa Ta'ala dan bukannya makhluk. Ianya berasal daripada Allah Subhanahu wa Ta'ala yang Maha Sempurna. Oleh itu, padanya tiada cacat-cela dan kekurangan sedikit pun.

Al-Qur'an adalah wahyu dan firman Allah Subhanahu wa Ta'ala yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallahu 'alaihi wassalam melalui perantaraan malaikat Jibril 'Alaihissalam.

Wahyu pertama yang diturunkan adalah surah Al-'Alaq; ayat 1-5 yang berbunyi:

"Bacalah (Wahai Muhammad) Dengan nama Tuhanmu Yang menciptakan (sekalian makhluk), ia menciptakan manusia dari sebuku darah beku. Bacalah, dan Tuhanmu Yang Maha Pemurah, yang mengajar manusia melalui pena dan tulisan. Ia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya." [Surah Al-'Alaq: 1-5]

Al-Qur'an adalah sumber dan dasar bagi agama Islam. Ianya mengandungi petunjuk dan hidayah menuju Allah Subhanahu wa Ta'ala. Di dalam Al-Qur'an terdapat sumber segala ilmu pengetahuan, sama ada ilmu yang berkaitan dengan dunia atau pun akhirat.



Telah berkata Abdullah bin Mas'ud di dalam sebuah athar yang sahih dengan katanya:

"Siapa yang mahukan ilmu maka hendaklah dia mengkaji Al-Qur'an, sesungguhnya didalamnya ilmu generasi yang awal dan yang akhir." [Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dalam Syu'ab Al-Iman, Ath-Thabrani dalam Mu'jam Al-Kubra, Abi Syaibah dalam Musannaf Abi Syaibah. Diriwayatkan oleh Al-Haithami dalam Majma' Az-Zawaid, berkata beliau: Dengan banyak sanad, perawi-perawi salah satu sanadnya adalah Shahih. Sumber Dorar.net]

Renungilah wahai para pencinta buku, sekiranya kita mampu membaca buku beratus muka surat dalam masa sehari, tanpa merasa jemu. Sedangkan para masa yang sama, kita mengesampingkan bacaan Al-Qu'ran itu adalah satu kecacatan bagi pencinta buku.

Jika kita membaca sirah dan kisah kehidupan para Salafus soleh terdahulu, kita pasti akan mendapati betapa mereka mementingkan membaca Al-Qur'an, mengkhatamkannnya dan memahaminya.

Bacalah Al-Qur'an. Sesungguhnya, tiadalah yang membacanya melainkan akan mendapatkan manfaat. Seterusnya renungilah apa yang terkandung di dalamnya dengan membaca tafsirnya berdasarkan pemahaman para ulama Salafus soleh yang diriwayatkan di dalam kitab-kitab tafsir terkenal seperti tafsir Jami' al-Bayan karya Ibnu Jarir At-Tabari, Tafsir Al-Qur'an Al-'Adzim karya Ibnu Kathir dan kitab-kitab tafsir bil ma'tsur yang lain...

P/S: Tidak sempurna kecintaan terhadap buku, selagi tidak mencintai Al-Qur'an.

Article:http://www.jariyangmenari.blogspot.com/



0 ulasan:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Grants For Single Moms